Berita TerkiniMakSruwingNews.blogspot.com

Budi Sudarsono Mulai Latihan

Jumat, 03 April 2015

  • Ujicoba Tunggu Konfirmasi Persis, Persibas Dipertimbangkan

Cilacap, MakSruwingNews- Setelah hampir 2 minggu ditunggu-tunggu, akhirnya striker anyar andalan PSCS Cilacap Budi Sudarsono masuk ke Mess PSCS untuk bergabung bersama rekan-rekannya. Kedatangan Si Ular Piton (julukan Budi-red) memang sangat dinanti-nanti oleh para pecinta PSCS Cilacap. Karena semenjak menyatakan sepakat bergabung dengan PSCS sekitar 2 minggu yang lalu, striker Timnas pada Piala Asia 2004 dan 2007 tersebut belum juga bergabung berlatih bersama tim PSCS Cilacap. Budi pernah bergabung bersama tim saat pertandingan persahabatan dengan PSM Majenang minggu lalu dan saat peluncuran Tim PSCS Cilacap 2015 di Ciguling Majenang pada 28/3/2015. Kehadiran Budi Sudarsono di kota bercahaya dikonfirmasi oleh asisten pelatih M.Yahya pagi tadi saat memimpin Latihan PSCS. " Budi wis teka mau jam setengah 4, siki lagi turu nang mess, melas esih ngantuk ngko sore tembe latihan" ujar M Yahya kepada MakSruwingNews. 

Sementara itu Manajer PSCS Cilacap Basuki Priyo Nugroho menambahkan saat ini pihaknya sedang menunggu konfirmasi Persis Solo untuk menjadi lawan tanding uji coba."Ngesuk senen tak konfirmasi solo sida gelem ngeneh apa ora??" kata Pak Bas kepada MakSruing pagi tadi. Selain itu Pak Bas juga menambahkan PSCS juga akan mempertimbangkan ajakan uji coba dengan tim tetangga Persibas Banyumas." Ndeleng uji cobane cara maine Persibas tek pertimbangna...soale maine keras banget..kiye kan tembe uji coba ngko mbok malah pada cedera" tambah Pak Bas.(SDY/MNSC)

Budi Sudarsono Deal Dengan PSCS

Sabtu, 21 Maret 2015

Cilacap, MakSruwingNews- Teka-teki siapa pengganti Mayona Amtop dan Oriansyah Sembiring yang dicoret PSCS Cilacap pada Midweek yang lalu akhirnya terjawab sudah, Eks Striker Timnas Indonesia yang pernah membobol gawang Bahrain pada Piala Asia 2007 menjadi pilihan manajemen PSCS Cilacap untuk mengisi kekosongan pos Striker PSCS musim ini, ya dia adalah BG alias BudiGol atau Budi Sudarsono. Hal ini disampaikan langsung oleh manajer PSCS Cilacap Basuki Priyo Nugroho melalui komentarnya di status FB pengamat sepakbola Cilacap Satriyo Deny Yayoholic menanggapi foto yang diunggah oleh akun Pamungkas Lanus Cuber's yang memeperlihatkan Budi sedang bersalaman dengan ketua umun PSCS Cilacap H. Farid Ma'ruf. "datang lgs diselong ke daun........nego ga lama deal......alhamdulillah....." tulis Pak Bas di status tersebut.

 Dia juga menyampaikan pemain yang memiliki Caps 46 dan mencetak 16 gol bersama timnas tersebut akan langsung diturunkan saat PSCS dijajal tim Liga Nusantara Persibara Banjarnegara di stadion Soemitro kolopaking pada rabu 25/3/2015. "Saiki ijin dulu acara coaching clinic di bandung.......rabu udh merapat lgs uji coba di banjar dengan persibara" tambah pak Bas. Sebenarnya kabar si Ular Phiton, julukan Budi Sudarsono ke PSCS Cilacap sudah disampaikan Pak Basuki kepada MakSruwingNews sejak sore di stadion wijayakusuma ketika melakukan konferensi pers rutin sore. Namun dirinya berpesan agar kedatangan sang pemain dirahasiakan dulu sampai sang pemain datang ke cilacap. "kiye si BS wis tekan Kutoarjo...tapi aja usreg ndisit mbok ucul nang ndalan" pesan pak Bas ke MakSruwingNews. Hal ini memang menjadi khawatir tersendiri karena memang "Begal" juga berkeliaran di dunia rekrut-merekrut pemain. Rencananya hari ini juga akan ada pemain lagi yang merapat ke tim pesisir kidul.Namun namanya masih dirahasiakan, dari pengamatan MakSruwingNews pemain yang bakal merapat ke PSCS hari ini juga merupakan Striker haus gol yang juga bisa dipasang sebagai gelandang serang serta memiliki tendangan kaki kiri yang akurat.(SDY/MNSC)

PSCS Masih Buru Pemain

Kamis, 19 Maret 2015

Cilacap, MakSruwingNews- Setelah mendepak 2 pemainnya yakni Ponsianus Mayona Amtop dan Ahmad Oriansyah Sembiring, Tim PSCS Cilacap kini melakukan gerak cepat untuk mencari pengganti keduanya. Sejumlah nama kabarnya tengah dinego untuk bergabung ke dalam skuad Laskar Nusakambangan. Seperti yang disampaikan oleh Asisten pelatih M Yahya ketika ditemui MakSruwingNews seusai latihan sore tadi di Stadion Wijayakusuma. "kie ana 4 mas sing lagi dinego...inshaALLAH joss kabeh ISL" kata dia. Namun ketika lebih lanjut siapa pemain tersebut dirinya belum mau memberikan nama-namanya. "Wis pokoke ana lah...kie pak bas lagi nang jakarta...ngko ngenteni pak bas bali" jawabnya. Yahya juga berharap pemain incarannya tersebut segera merapat ke cilacap untuk segera bergabung dengan tim dan mengikuti program persiapan. "aku pengin secepete tekan ngeneh...ben bisa sekalian melu program fisik" lanjut dia. Dia juga menyampaikan bahwa PSCS Cilacap juga diajak untuk beruji coba dengan salah satu tim ISL Persija Jakarta." Kie miki Pak Bas...telpun aku jere karo Persija gelem ora...nek aku sih gelem tur siap banget" katanya pada MakSruwingNews. Dalam pengamatan MakSruwingNews tim PSCS Cilacap memang masih memiliki kekurangan pada lini depan mereka. Sepeninggal kapten tim Fernando Taryono lini depan tim pesisir kidul tersebut memang kurang menggigit. Ditambah dengan regulasi PT Liga Indonesia yang melarang penggunaan pemain Asing pada musim ini untuk kompetisi Divisi Utama membuat PSCS semakin pusing, Musim lalu saja Top Skor PSCS adalah Roberto Saydee Kwateh yang merupakan pemain asal Liberia. (SDY/MNSC)



Pemain Baru Masih Misteri

Sabtu, 14 Maret 2015

Cilacap, MakSruwingNews- PSCS CIlacap terus melakukan persiapan dan pembenahan jelang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2015. Hampir setiap hari tim Laskar Nusakambangan terus digeber latihan oleh pelatih kepala Ahmad Muhariah. Selain menggelar sesi latihan, PSCS juga melakukan sejumlah pertandingan uji coba melawan tim ISL maupun tim Divisi Utama. Dari evaluasi sejumlah pertandingan uji coba yang sudah dilakukan tim pelatih dan manajemen berencana masih akan menambah 2-3 pemain untuk melengkapi skuad PSCS Cilacap 2015. Namun hingga saat ini pemain baru yang ditunggu-tunggu masih belum menampakkan diri ke Stadion Wijayakusuma.

Ketika ditanya siapa pemain yang kemungkinan bakal merapat ke Cilacap, Asisten pelatih M Yahya yang ditemui MakSruwingNews menyampaikan dirinya belum mau menyebut siapa pemain yang sedang diincar tersebut."Wis rahasia lah mas..ngko mbok pada rubes" katanya selesai latihan kemarin sore (13/3/2015). Senada dengan M Yahya, Manajer PSCS Cilacap Basuki Priyo Nugroho yang juga ditemui MakSruwingNews di warung Bu mami kemarin sore juga belum mau menyebut siapa pemain tersebut. "Aku arep urung koar-koar..nek pemaine rung tekan ngeneh" Ujarnya kepada MakSruwingNews. Dalam catatan MakSruwingNews beberapa nama pemain memang sempat dikaitkan ke tim kota Bercahaya tersebut, Eks striker Persiba Ugik Sugiyanto menjadi yang paling santer diberitakan akan bergabung, namun hingga saat ini striker yang kabarnya selama proses seleksi menjadi "kutu loncat" tersebut masih belum hadir ke Cilacap.(SDY/MNSC)

PSCS Cilacap Resmi Coret Dua Pemain

Rabu, 21 Mei 2014


Manajemen PSCS Cilacap coret dua nama pemain. Masing-masing adalah Dedi Susanto nomor punggung 19 dan Agus Purwoko nomor punggung 12.

Ketua Umum PSCS Cilacap, Farid Ma'ruf mengatakan, bahwa pihak manajemen PSCS memutuskan mencoret dua pemainya merupakan hasil evaluasi manajemen, setelah usai menjalani putaran pertama. Dasar pencoretan itu tentu dengan melihat kinerja dan produktifitas pemaian tersebut.

"Setelah pencoretan ini,manajemen akan mencari pengganti. Dipastikan penggantinya nanti merupakan pemain yang lebih berkualitas,"ujarnya Selasa (20/5).

Dia menjelaskan, akan segera mencarikan pengganti dua pemain belakang dan tengah yang berkualitas itu, juga bertujuan untuk memperkokoh kekuatan tim, sehingga pada leg kedua nanti Laskar Nusakambangan bisa berbicara lebih banyak lagi dan bisa lolos dari Grup 3.

"Hasil evaluasi manajemen dan pelatih setelah leg pertama ini, kami berhentikan dua pemain," kata Farid.

Pada putaran pertama tim asuhan Gatot Barnowo berhasil parkir pada posisi teratas kelasemen grup 3. Kendati demikian, Farid merasa masih banyak celah-celah yang harus dibenahi.

Sehingga menghadapi leg selanjutnya diharapkan Taryono dkk bisa mempertahankan prestasinya. satunya adalah menyaring pemain-pemain yang dimiliki, meskipun bukan pemain inti.

"Harapannya jelas memiliki pemain yang berkualitas tinggi," jelasnya.

Dia menjelaskan, sebagai langkah antisipasi ketika tim sedang pincang, karena pemain inti sedang berhalangan. Maka tidak kebingungan mencari pengganti posisi.

Maka, pemain pengganti pun harus yang berkualitas. Sehingga tim tetap bisa tampil dengan seimbang. Seperti beberapa laga yang lalu. Ketika PSCS menghadapi Persikab Kabupaten Bandung.

Stopper Erick Awondja terkena hukuman kartu merah. Sementara Taryono mengalami cedera. Pada laga selanjutnya PSCS harus tampil tanpa dua pilar tersebut. Arsitek tim harus berfikir keras mencari dan meracik komposisi baru untuk tetap seimbang.

Hal tersebut bisa teratasi jika tim memiliki pemain-pemain dengan kualitas yang rata.

jateng.tribunnews.com

Pulihkan Fisik dan Mental, Skuad PSCS Libur 3 Hari

Selasa, 30 April 2013

PSCS Cilacap mendapat libur selama tiga hari usai menjalani pertandingan melelahkan melawan tuan rumah Persitara Jakarta Utara dalam laga lanjutan komptisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Kamal Muara Jakarta Utara, Minggu (28/4). Sekembalinya dari kandang Laskar Si Pitung, para pemain PSCS langusng pulang ke rumahnya masing-masing.

Ketua Harian PSCS Cilacap Wasis SSos kepada SatelitPost, Senin (29/4) mengatakan, alasan diliburkannya para pemain karena jeda pertandingan yang dimiliki PSCS usai menahan imbang tuan rumah Persitara cukup panjang. PSCS baru akan melakoni laga selanjutnya pada Senin (13/5) mendatang.

Menurut dia, jeda waktu pertandingan selama 15 hari ini, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya guna pemulihan kondisi fisik maupun mental para pemain. Mereka diliburkan selama tiga hari sejak Senin hingga Kamis (2/5) mendatang. Para pemain baru akan dikumpulkan pada Kamis sore mendatang untuk menjalani latihan kembali.

“Pemain kita liburkan. Mereka sudah pulang ke rumah masing-masing. Kita beri kesempatan waktu tiga hari karena banyak di antara pemain yang rumahnya cukup jauh seperti Wonogiri dan Kuningan. Dengan libur ini, kita harapkan mereka kembali dengan mental dan mood yang bagus. Tujuan libur diberikan agar para pemain kembali fresh,” ujar Wasis.

Dari seluruh pemain yang diliburkan, lanjut Wasis, hanya striker Nnengue yang baru akan kembali ke Cilacap pada Sabtu (4/5) mendatang. Striker berkebangsaan Kamerun ini harus memperpanjang paspor di Jakarta, sehingga tidak bisa bergabung pada hari Kamis seperti rekan-rekannya yang lain.

“Karena ada urusan yang sangat penting, Nnengue kita beri pemakluman. Kalau urusannya dah selesai, dia akan langsung bergabung dengan para pemain lainnya untuk menjalani latihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah berhasil menahan tuan rumah Persitara, target PSCS saat ini adalah sapu bersih poin penuh disisa lima pertandingan. PSCS akan memainkan empat laga kandang dan satu laga tandang melawan Persipur Purwodadi.

“Untuk pertandingan selanjutnya, yakni 13 Mei mendatang, seharusnya PSCS lawan Persikabo Bogor. Namun karena ada sesuatu dan lain hal, PSCS akan menghadapi Persikad Depok terlebih dahulu. Sementara untuk lawan Persikabo akan digelar 16 Mei mendatang. Untuk pertukaran jadwal ini, kita sudah dapat surat resmi dari PSSI,” jelas Wasis.

Ia menambahkan, laga PSCS melawan Persikad Depok pada 13 Mei mendatang akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta TV One.  Laga ini cukup penting, karena PSCS harus merebut poin penuh demi menjauh dari kejaran PSIS Semarang yang saat ini berada di posisi kedua.(amron)

Sumber: satelitnews.co

Nnengue Berambisi Bawa PSCS Jadi Kampiun

Selasa, 16 April 2013

- Bievenue Dieudonne Nnengue -
Ujung tombak PSCS, Nnengue, sangat berambisi membawa tim berjuluk Laskar Nusakambangan menjadi kampiun Divisi Utama. Hal tersebut cukup beralasan, mengingat dia sempat mengantar Barito Putra menjadi jawara Divisi Utama musim lalu.

Tekad kuat yang dimiliki lelaki kelahiran Kamerun ini ia buktikan dengan beberapa torehan golnya yang membawa kemenangan bagi PSCS. Lesakan tiga gol dan beberapa asisst yang dibuatnya, mampu mengantar PSCS duduk nyaman di puncak klasemen sementara Grup 2 mengungguli tim unggulan macam PSIS, Persikabo, dan Persitara.

Namun demikian, Nnengue mengaku langkah PSCS untuk menjadi jawara musim ini, masih cukup panjang. Mengingat PSCS masih harus menjaga konsistensi di putaran ke dua untuk memuluskan langkah menuju babak selanjutnya.

“Ini belum apa-apa. Kita harus hati-hati di putaran kedua nanti. Mengingat akan banyak tim yang berbenah agar bisa merebut posisi terbaik di grup,” kata Nnengue kepada SatelitPost, Minggu (14/4).

Pada putaran kedua nanti, kata dia, seluruh lawan tidak boleh dianggap enteng. Meskipun PSCS akan memainkan enam laga kandang, namun para pemain tidak boleh lengah sedikitpun.

Menurutnya, semua lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas. Sehingga para pemain PSCS harus tetap fokus agar jangan sampai terpeleset.

“Peluang kita cukup terbuka lebar. Namun semua lawan berat. Jadi kita harus menjaga kekompakan tim yang selama ini sudah terbentuk. Kita harus mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada,” kata Nnengue.

Dia menambahkan, beberapa tim yang dirasa akan menyulitkan PSCS pada putaran kedua nanti adalah PSIS, Persikabo, dan Persitara. Mengingat ketiga tim tersebut sudah cukup berpengalaman di kompetisi Liga Indonesia.

Namun demikian, Nnengue meminta kepada rekan-rekannya agar selalu tampil maksimal dalam setiap laga yang dijalani. Menurutnya, jika PSCS mampu tampil konsisten, maka peluang menembus kasta tertinggi sepakbola Indonesia (ISL, red) sangat terbuka.

Suka Sop Buntut Cilacap

Selebrasi Nnnegue usai mencetak gol
Nnengue yang sudah lima musim tampil di Liga Indonesia, ternyata kesengsem dengan makanan sop buntut dari Cilacap. Dalam setiap kesempatan, ia seringkali meluangkan waktu untuk menyantap panganan yang satu ini bersama sejumlah rekannya.

“Kalau sedang tidak ada jadwal pertandingan, saya memilih tinggal di mess. Paling hanya sesekali saja jalan-jalan ke pantai Teluk Penyu. Nah…setiap kali ada kesempatan keluar, pasti saya menyempatkan diri makan sop buntut,” kata Nnengue.

Ia menambahkan, sop buntut yang ada di Cilacap, memiliki rasa khas. Sehingga belum lengkap rasanya jika beberapa hari saja tidak makan sop buntut tersebut. “Biasanya saya sama Erick kalau makan di luar. Kebetulan memang dia yang ajak saya gabung dengan PSCS,” katanya. (amron)

Bievenue Dieudonne Nnengue
Tempat/ Tanggal Lahir: Kamerun, 19-07-1984
Posisi: Striker
Karier: PSIS Semarang, PSBK Blitar, Barito Putra

Sumber: satelitnews.co

PSCS Rekrut 3 Pemain Eks-Porprov Cilacap

Jumat, 12 April 2013

- Haudi Abdillah -
Putaran kedua Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia sekitar seminggu lagi akan kembali berrgulir. Untuk menambah kekuatan, manajemen PSCS Cilacap saat ini telah merekrut tiga pemain eks-Porprov Cilacap. Ketiga pemain tersebut adalah Haudi Abdillah, Suryanto dan kiper Hamzah Fanshuri. Ketua Harian PSCS, Wasis SSos mengatakan, dari tiga pemain yang direkrut, Haudi yang akan didaftarkan ke liga agar bisa memperkuat tim jika PSCS sedang krisis pemain. Sedangkan dua pemain lainnya berstatus pemain magang sebagai bentuk pembinaan agar semakin matang dan bisa menjadi stok di kemudian hari bagi PSCS.

“Tiga pemain ini bisa juga untuk mengisi kekosongan apabila ada pemain yang cidera sehingga saat latihan game tidak kekurangan pemain. Sementara satu pemain yang didaftarkan, bisa memperkuat PSCS di kompetisi resmi,” kata Wasis.

Seperti diberitakan sebelumnya manajemen menegaskan bahwa tidak ada pemain yang dicoret. Manajemen tetap mempertahankan seluruh pemain yang berjuang di putaran pertama dan hanya menambah tiga pemain eks-Porprov tersebut. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kekompakan dan visi bermain yang sudah terbangun. Selain itu untuk menjaga kestabilan tim yang sudah terbentuk.

PSCS Agendakan Tiga Kali Ujicoba

Sementara itu untuk tetap menjaga kekompakan dan tidak kehilangan sentuhan bola serta menjaga kebugaran fisik para pemain setelah libur sepekan, PSCS akam menggelar tiga kali ujicoba. Wasis menjelaskan, pertandingan ujicoba akan digelar pada Jumat (12/4) melawan Putra Praja Cilacap. Selanjutnya PSCS akan melawat ke Magelang melawan PPSM pada Minggu (14/4). Ujicoba terakhir PSCS akan melawan Persibas Banyumas pada Selasa (16/4) di Stadion Wijayakusuma Cilacap.
  
“Jika dilihat dari materi pemain, tiga lawan yang akan dihadapi masih berada di bawah PSCS. Namun hal ini tidak terlalu berpengaruh karena para pemain PSCS baru saja menjalani masa libur jeda kompetisi,” katanya.

Melalui ujicoba ini diharapkan pelatih dapat melihat kelebihan dan kekurangan para pemain dan segera melakukan evaluasi sebelum putaran kedua bergulir.

Setelah libur jeda kompetisi selesai, sejak Senin kemarin para pemain sudah mulai berkumpul dan melakukan latihan. Dalam latihan tersebut pemain langsung digembleng dengan latihan fisik, taktik, dan strategi agar siap tempur di putaran kedua nanti.

Pada laga pertama putaran kedua, PSCS akan menjamu tamunya Persip Pekalongan pada hari Jumat 19 April di Stadion Wijayakusuma Cilacap. Manajemen optimistis anak asuh Gatot Barnowo kembali dapat meraih poin penuh di kandang sendiri. 
[LanusCyber]

Wahyu Tri: Ingin Juara Bersama PSCS

Kamis, 11 April 2013

- Wahyu Tri Harjanto -
Wahyu Tri Harjanto alias Gowang yang dulu pernah membela PSCS sebelum akhirnya memilih hengkang ke Persip Pekalongan, rupanya menyimpan rasa penasaran dengan klub berjuluk Laskar Nusakambangan ini. Wahyu yang berposisi sebagai gelandang serang ini, mengaku belum bisa menampilkan permainan terbaiknya saat dulu membela PSCS. Sehingga rasa penasaran tersebut, ia tebus untuk kembali ke PSCS setelah semusim membela Persip.

Rasa penasaran pria yang merupakan rekan striker sekaligus kapten Taryono saat membela Persiwi Wonogiri ini terbayar lunas pada gelaran putaran pertama kompetisi Divisi Utama musim ini. Dimana Wahyu berhasil membawa PSCS bertengger di puncak klasemen sementara grup dua.

“Dulu saat saya membela PSCS, rasanya belum bisa menampilkan permainan terbaik. Namun pada musim kali ini, degan rasa percaya diri yang begitu besar, ternyata mampu membawa penampilan terbaik bagi saya pribadi maupun kawan-kawan. Buktinya, PSCS mampu melewati hadangan tim-tim besar pada putaran pertama,” kata Wahyu.

Berposisi sebagai gelandang serang, kata Wahyu, membuat dirinya harus selalu memperhatikan permainan lawan. Menurutnya, seorang gelandang serang harus memiliki kreatifitas dalam setiap melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan. Dengan begitu, permainan yang ditampilkan tidak mudah dibaca musuh sehingga akan banyak menciptakan peluang menciptakan gol.

“Di posisi yang saya mainkan, harus bisa membaca tak-tik ataupun strategi lawan saat berada di lapangan. Kita juga harus mampu menemukan titik lemah dari lawan. Sehingga kita akan bisa dengan leluasa saat melakukan serangan guna menyuplai bola kepada striker,” katanya.

Wahyu menambahkan, dirinya harus selalu siap untuk maju ke depan maupun membantu pertahanan. Dengan demikian, penempatan posisi yang baik saat menyerang dan bertahan, dapat mengurangi resiko terkurasnya tenaga. Sehingga seorang pemain gelandang akan tetap terjaga kondisinya hingga berakhirnya pertandingan.

Ia menambahkan, posisi yang diraih PSCS saat ini merupakan perjuangan seluruh pemain maupun pelatih serta dukungan dari seluruh suporter. Sehingga posisi ini harus terus dijaga. Untuk itu, para pemain tidak boleh terlena dan harus terus berjuang sampai titik darah penghabisan.

Menurut pemain yang menjadi pahlawan kemengan PSCS atas Persip berkat gol semata wayangnya ini, diputaran kedua nanti, lawan-lawan yang dihadapi PSCS akan mempersiapkan diri lebih matang lagi. Apalagi mereka juga melakukan evaluasi sepanjang mengikuti gelaran putaran pertama.

“Seluruh lawan itu berat. Apalagi nanti di putaran ke dua. Biasanya mereka menambah amunisi baru demi memperkuat tim. Namun begitu, dengan kekompakan tim PSCS saat ini, hal tersebut tidak harus menjadi masalah. Saya yakin dengan solidnya tim PSCS, akan mampu melewati hadangan lawan. Saya yakin tim ini akan menjadi jawara Divisi Utama,” kata pemain yang memiliki spesialis tendangan bola mati ini.

Nonton Film Saat Libur Latihan

Berbeda dengan teman-temannya di PSCS, Wahyu Tri lebih memilih berdiam diri di mess ketimbang jalan-jalan. Wahyu  ternyata sering menghabiskan waktunya untuk menonton film bersama Eka Wijayanto di mess.

“Temen-temen biasanya jalan-jalan atau makan-makan kalau sedang libur latihan. Kalau saya biasanya di mess bareng Eka. Kita biasanya nonton film bareng untuk mengisi waktu luang,” kata Wahyu.

Ia menambahkan, selain nonton film, biasanya hanya meluangkan waktu sedikit saja keluar dari mess untuk makan rujak. “Salah satu tempat favorit yang menjual rujak kesukaan saya itu berada tidak jauh dari stasiun Cilacap atau tepatnya di Bank BRI. (amron)

Nama: Wahyu Tri Harjanto
TTL: Wonogiri, 21-3-1983
Posisi: Gelandang Serang
Karir: Persiwi Wonogiri, Persiba Bantul, PSCS Cilacap, Persip Pekalongan, PSCS

Sumber: satelitnews.co

Tim Hebat Berisi Pemain Kompak

Selasa, 09 April 2013

- Arif Syarifuddin -
Menjalani debut yang kurang mengesankan akibat membuat gol bunuh diri saat bertamu ke kandang PSIS Semarang di partai pembuka kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, sempat membuat mental Arif Syarifuddin atau yang biasa disapa Acong drop. Apalagi, akibat gol bunuh diri yang dibuatnya, PSCS harus menelan kekalahan di partai pembukanya.

Namun berkat dukungan seluruh pemain maupun pelatih, debut awal yang dirasa kurang manis tersebut, berlahan mulai hilang. Kekalahan perdana ketika bertamu di PSIS, terbayar lunas saat menjalani partai tandang kedua melawan tuan rumah Persiku Kudus. Hasil positif dengan merebut tiga poin ini, kembali mengangkat moral Acong.

“Saya merasa sangat bersalah waktu itu. Namun itulah pertandingan. Saat itu teman-teman maupun pelatih langsung mensuport saya untuk bangkit. Sehingga saya pun tidak terlalu lama larut dihantui rasa bersalah. Namanya sepakbola, terkadang kesalahan yang tidak disengaja pun bisa saja terjadi. Tinggal bagaimana kita meminimalisir agar tidak terjadi kesalahan,” kata Acong kepada SatelitPost, Senin (8/4).

Acong yang berposisi sentral di jantung pertahanan PSCS, terus mendapat kepercayaan dari pelatih untuk menahan gempuran serangan-serangan lawan. Kepercayaan pelatih tersebut, tak disia-siakan oleh Acong. Ia selalu tampil brilian dalam menjaga lini pertahanan PSCS.

“Saya sangat bersyukur karena selalu jadi starter dalam setiap pertandingan. Dari delapan laga yang sudah dijalani PSCS, saya hanya absen ketika melawan Persip Pekalongan akibat akumulasi kartu. Tentunya kepercayaan yang telah diberikan pelatih, akan selalu saya jaga. Sehingga tim ini bisa selalu memetik hasil positif dalam setiap laga,” kata pria kelahiran Kuningan, 32 tahun  silam.

Acong membeberkan, kondisi internal PSCS yang sangat bersahaja dan sangat kental kekeluargaannya, membuat seluruh pemain sangat nyaman. Hal inilah yang membuat pemain sangat kompak ketika berada di lapangan.

Menurut dia, sebuah tim yang dihuni pemain-pemain top sekalipun, belum tentu hebat. Namun jika sebuah tim dihuni pemain yang memiliki talenta biasa tetapi semangat kebersamannya tinggi, justru akan menjadi tim yang amat menakutkan. Apalagi jika tim dihuni pemain top didukung kondisi intelnal yang kompak, maka tim tersebut akan sangat hebat ketika berada di atas lapangan.

“Kalau di PSCS, para pemain memiliki skill yang bagus. Ditunjang dengan suasana kekeluargaan yang sangat kental. Hal inilah yang membuat PSCS sukses seperti sekarang ini,” ujar Acong yang mengidolakan klub Chelsea.

Acong yang sudah malang melintang di dunia persepakbolaan Indonesia, sejak awal bergabung dengan PSCS sudah yakin jika tim berjuluk Laskar Nusakambangan ini akan mampu bersaing dalam kompetisi. Dia memprediksi jika PSCS di awal musim akan mampu menembus tiga besar. Namun yang terjadi justru PSCS mampu beridiri kokoh di puncak klasemen.

“Meski saat ini kita berada di puncak, tapi kita tidak boleh jumawa apalagi terlena. Perjuangan masih panjang. Mari kita berjuang semaksimal mungkin agar bisa memuaskan seluruh pecinta sepakbola di Cilacap. Dukungan suporter juga sangat kita butuhkan untuk memompa semangat tim di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, semua lawan yang akan dihadapi di putaran kedua nanti harus diwaspadai. Jangan sampai ada pemain yang menganggap remeh tim lawan. Sehingga semangat juang tim akan terus berkobar demi mengamankan posisi di puncak klasemen.

“Saya sangat optimis PSCS  mampu menyapu bersih enam laga kandang di putaran kedua. Sementara untuk dua laga tandang, kita juga optimis mampu mencuri poin. Yang terpenting adalah berjuang dan terus berjuang. Apalagi langkah untuk menuju ke kasta tertinggi sepakbola tanah air sangat terbuka lebar,” kata pengagum Fabio Cannavaro ini.

Sering Bawa Kepiting ke Rumah

Acong yang baru musim ini membela PSCS, ternyata sangat kesemsem dengan masakan kepiting di salah satu rumah makan yang ada di pinggir Pantai Teluk Penyu Cilacap. Jika ada waktu luang, Acong seringkali mengajak teman-temannya untuk berkunjung ke rumah makan agar bisa menikmati olahan kepiting segar.

“Rasa olahan kepiting di Cilacap memang luar biasa. Rasanya yang begitu nikmat, membuat saya selalu ketagihan. Jika dalam beberapa hari saja tidak makan kepiting, rasanya seperti ada yang kurang. Sehingga apabila ada watu luang, saya pasti ke Teluk Penyu mencari kepiting,” kata Acong.

Tak inging menikmati sendiri olahan kepiting Cilacap yang begitu lezat, membuat Acong kerap membawa pulang kepiting yang sudah dimasak jika pulang ke rumahnya di Kuningan Jawa Barat. Ternyata, keluarga di rumah pun sangat menyukai olahan kepiting dari Cilacap.

“Keluarga saya ternyata sangat senang masakan kepiting dari Cilacap. Setiap kali saya pulang ke Kuningan, pasti tak pernah lupa bawa kepiting. Apalagi keluarga di rumah selalu memesannya untuk dibawakan. Jadi, selain suasana kekeluargaan di PSCS yang membuat saya betah di Cilacap, masakan kepitingnya juga membuat saya selalu teringat Cilacap jika sedang berada di Kuningan,” katanya. (amron/ bay)

Nama: Arif Syarifudin Alias Acong
TTL: Kuningan, 20-1-1981
Posisi: Stoper
Karir: Diklat Salatiga, PSIS Semarang, Persiku Kudus, PPSM Magelang, PSS Sleman, Persipon Pontianak, Persipasi Bekasi, PSS Sleman, PSCS

Sumber: satelitnews.co

Tidak Ada Pemain yang Dicoret

Sabtu, 06 April 2013

Putaran pertama Divisi Utama Liga Indonesia selesai kini manajeman PSCS mempersiapkan diri melakoni putaran kedua 19 April mendatang.
 
Ketua Umum PSCS Cilacap - Farid Ma’ruf menyatakan diantara persiapan manajemen adalah mempertahankan seluruh pemain yang berjuang di putaran pertama. Bahkan rencananya justru akan menambah dua pemain lokal untuk memperkuat skuad Laskar Nusakambangan.

Menurut Farid dari 23 pemain yang ada saat ini kekompakan maupun visinya sudah terjaga dan dijalankan dengan baik. Hasil dari putaran pertama menjadi pertimbangan manajemen untuk tidak mencoret pemain. Pertimbangan lain adalah menjaga kestabilan dari tim yang sudah terbentuk.

Selain itu merekrut pemain tidak semudah yang diharapkan apalagi jika menginginkan pemain berkualitas. Dengan demikian manajeman sepakat untuk tetap mempertahankan 23 pemain lama. Ia mengatakan dua pemain lokal yang akan direkrut untuk putaran kedua adalah bekas pemain Porprov Cilacap dengan status sebagai pemain magang di PSCS.

Saat ini para pemain PSCS masih menikmati liburan setelah merampungkan putaran pertama dengan pertandingan terakhir melawan Persitema Temanggung. Setidaknya ada jeda waktu tiga minggu sebelum masuk kompetisi putaran kedua. (idp/san/050413)

Sumber: yesfmcilacap.com

Nnengue dan Abong Dapat Porsi Latihan Khusus

Senin, 04 Februari 2013

Sore tadi, (4/2) skuad PSCS mulai kembali menjalani latihan, setelah libur beberapa hari pasca menghadapi PSIS dan Persiku. Dua legiun asing yang dimiliki PSCS, yaitu Nnengue Bienvenue dan Owang Abong akan mendapatkan porsi khusus dalam latihan sepekan ke depan. Hal ini dilakukan setelah melihat penilaiaan dua laga yang telah dijalani.

Pelatih PSCS, Gatot Barnowo menilai, porsi latihan untuk dua pemainnya ini perlu ditambah agar penampilan pada laga berikutnya bisa lebih maksimal. Menurut Gatot, Owang Abong kerap melakukan kesalahan dalam kordinasi dengan pemain depannya. Sedangkan untuk mantan pemain Barito Putera, Nnengue beberapa kali tidak bisa melakukan penyelesaian yang bagus.

"Dua laegiun asing yaitu Nnengue dan Abong akan mendapatkan porsi yang berbeda. Porsi latihan mereka akan ditambah satu pekan ini," kata pelatih asal Magelang, melalui telepon selulernya, Minggu (3/2).

Lebih lanjut ia mengatakan, penampilan pemain lokal rata-rata sama. Hal yang perlu dibenahi adalah kordinasi saat bertanding, terutama antara pemain tengah dan depan. Materi yang akan diberikan dalam latihan tidak jauh beda dengan biasanya, hanya saja porsinya yang akan ditambah.

Menurut mantan pelatih Persibas dan Persibangga itu, Nnengue adalah striker yang terkenal dengan haus akan gol. Namun pada dua laga yang telah dijalani oleh PSCS Nnengue tidak menunjukannya. Malah Gatot menilai, naluri untuk menciptakan gol masih kurang. "Naluri golnya masih kurang, padahal biasanya dia pemain yang haus gol," ujarnya.

Sedangkan Owang Abong yang berposisi sebagai pemain tengah, masih terlihat gugup sehingga terlihat tidak tenang dalam bermain. Dampak lain adalah kurang bisa melakukan kordinasi dengan pemain depannya. Dia juga sering kehilangan bola dalam kawalan. "Abong ini saya rasa belum bisa adaptasi, terutama saat dilakukan perubahan format dari 4-4-2 menjadi 3-5-2," jelas Gatot.

Jika dilihat dari keseluruhan, penampilan para pemain asuhan Gatot sudah bagus. Meski tampil di kandang lawan, namun aksinya sangat berani. Gatot sangat berharap saat berlaga dikandang sendiri, mereka akan lebih menantang. "Saya berharap, aksinya dikandang besok bisa lebih berani dan menantang," tegasnya. 

Pada pertandingan selanjutnya, PSCS akan menjamu tamunya Persipur Purwodadi di Stadion Wijayakusuma Cilacap, Senin (11/2) pekan depan.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber: Radar Banyumas

Andri Siswanto-Nnengue Bienvenue Resmi Berbaju PSCS

Selasa, 22 Januari 2013

PSCS Cilacap secara resmi telah mendapatkan dua pemain tambahan, Andri Siswanto dan Nnengue Bienvenue pada musim depan. Keduanya siap dimainkan pada laga perdana Grup II Divisi Utama PT Liga Indonesia (Liga) kontra PSIS Semarang, Minggu, 27 Januari 2013 di Stadion Jatidiri Semarang.

Kedua pemain tersebut akan segera didaftarkan ke PT Liga Indonesia menyusul 21 pemain lain yang sebelumnya sudah didaftarkan. Kabar didaftarkannya dua pemain ini, diungkapkan langsung oleh pelatih kepala PSCS Gatot Barnowo. "Dua pemain itu, melengkapi jumlah pemain yang sudah kami daftarkan sebelumnya". Sementara itu, Bendahara PSCS sekaligus bidang urusan transfer PSCS Slamet Purmono mengaku saat ini sedang berada di Jakarta, untuk mendaftarkan Andri dan Nnengue (baca: Nenggu) .

Dengan bergabungnya Andri dan Nnengue total PSCS memiliki 23 pemain dengan komposisi 3 pemain asing dan sisanya pemain lokal. Dengan demikian, musim depan PSCS resmi diperkuat oleh Trio Kamerun, di lini belakang ada Eric Ndzomo Awaoundja eks PSIR Rembang, di lini tengah ada Crepin Owang Abong eks Persiba Bantul dan Persiku Kudus, dan di depan ada Nnengue Bienvenue.

Nnengue Bienvenue merupakan pemain asing terakhir yang didaftarkan manajemen PSCS. Mantan striker Barito Putera ini, baru skali ikut seleksi tim PSCS, namun kemampuannya dianggap layak menjadi pemain PSCS. Dalam laga kontra Deltras Sidoarjo, pemain asal Kamerun ini mampu mencetak dua gol kemenangan PSCS. Penampilannya dianggap memenuhi kriteria dan mampu memikat pelatih, meski baru sekali ikut uji coba. 

Sementara itu, kemarin siang salah satu ikon Persis Solo, Andri "Gepeng" Siswanto secara resmi juga telah bergabung dengan skuad PSCS musim depan. “Siang tadi saya sudah mencapai kata sepakat dengan PSCS dan sudah tanda tangan kontrak pula,” kata Andri saat dihubungi, Senin (21/1). Pemain yang berposisi sebagai bek sayap memutuskan hijrah dari klub lamanya setelah manajemen tertarik akan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya. Pemain ini jg sebelumnya pernah ikut seleksi, dan kemarin sore ia sudah resmi berkostum tim PSCS. Sebelum bergabung dengan PSCS, Andri Siswanto terdaftar sebagai pemain Persis Solo yang ikut Divisi Utama versi PT Liga Indonesia. “Gepeng adalah kapten Persis Solo, musim lalu”, tambah Gatot.

Ketua umum PSCS, Farid Ma'ruf menambahkan dalam menghadapi kompetisi Divisi utama Liga Indonesia musim 2012/2013, pihaknya akan berupaya menyiapkan 24 pemain. Karena 23 pemain telah tersedia maka untuk 1 slot pemain lagi manajemen berencana akan mencari pemain lokal yang berposisi sebagai wingback atau playmaker. "Masalah gaji pemain yang kontraknya 10 bulan sudah tidak ada masalah, karena managemen PSCS Cilacap siap mememuhinya. Sedang sejumlah sponsor juga menyatakan sudah siap mendukung PSCS", ujarnya.

Pemain PSCS musim 2012/2013:
Penjaga Gawang: Ega Riski, Wendra Kanasta, M Subekti.
Belakang: M Analis, Arif "achong" Sarifudin, Eric Ndzomo Awaoundja, Julia Mardianus, Eka Wijayanto, Andri Siswanto, Welly Siagian, Lulud, Arifin.
Tengah: Wahyu Tri Harjanto, Andesi Setyo Prabowo, Crepin Owang Abong, Rastyawan, Wildan Purnomo, Mahdi Harits.
Depan: Taryono, Nnengue Bienvenue, Ibrahim Ibnu Annas, Saiful Bahri, Ragil.

PSCS Masih Kesulitan Cari Striker Asing

Rabu, 16 Januari 2013

PSCS masih kesulitan mencari pemain asing yang ideal untuk posisi penyerang selepas di pulangkannya Serges Anderson Pohos. Sebagai penggantinya, saat ini ada beberapa nama yang mendaftarkan diri peda manajemen. Antara lain Charles Orock, Nnengue Bienvenue, dan Martial Founge eks Striker Persepam Pamekasan. Nama- nama yang mendaftar tersebut harus bersaing super ketat agar bisa meluluhkan hati manajemen dan bisa disodori berkas perjanjian kontrak. Sehingga bisa bergabung bersama tim PSCS Cilacap dalam kompetisi musim ini. 

Satu patokan dari manajemen, striker tersebut harus memiliki kemampuan di atas rata-rata pemain yang ada sekarang. Sebenarnya sejak awal di lakukan seleksi, PSCS sudah mulai kedatangan legiun asing dari beberapa agen, kemampuanya juga sudah di jajal lewat beberapa pertandingan uji coba, namun mereka di pulangkan lantaran karakter belum sesuai dengan apa yang diinginkan manajemen. “Terakhir yang di coba adalah Anderson, namun dipulangkan lantaran penampilan, mobilitas dan finisingnya kurang” kata Bendahara PSCS serta bagian training sistem PSCS, Slamet, senin 14/1. 

Menurutnya sebagai penggantinya saat ini ada beberapa nama yang mungkin bisa menjadi alternatif. Antara lain adalah Nnengue Bienvenue  pemain asal Kamerun ini pernah memperkuat Barito Putera Banjarmasin, satu lagi pemain asal Kamerun yaitu Charles Orock yang sebelumnya pernah bermain di PSS Sleman, dan satu lagi yang akan bersaing untuk menempati posisi kekosongan striker adalah Martial Founge, eks Pemain Persepam Pamekasan. Namun belum ada kepastian mana yang akan di uji coba terlebih dahulu, lanjutnya. 

Pelatih PSCS , Gatot Barnowo mengatakan pencarian pemain untuk posisi striker tidak semudah untuk posisi lainya, karena pemain tersebut menjadi ujung tombak penyerangan.”Bukan pemain yang pandai gocek, tapi cenderung yang mampu berlari kencang, cekatan, kuat dan pandai memanfaatkan peluang untuk penciptaan gol,ungkapnya”. 

Lebih lanjut Gatot menjelaskan pemain seperti itu merupakan pemain yang efektif, efesien, dan mampu bersikap tenang, meski haus gol. ”Tentunya harus memiliki akurasi tendangan yang bagus” , tambahnya. 

Pelatih asal Magelang ini menyampaikan, pemain asing yang di cari adalah pemain yang benar benar “Fresh Graduated” artinya belum pernah terkena cidera. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya masalah di kemudian hari. “Kita akan seleksi dengan ketat, prioritasnya pemain asing yang belum pernah mengalami cidera berat", katanya.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber: Radar Banyumas

PSCS Resmi Ikat Awaoundja-Abong

Sabtu, 12 Januari 2013

PSCS Cilacap secara resmi telah mendapatkan dua pemain Kamerun, Erick Awaoundja dan Awong Abong pada musim depan. Keduanya siap dimainkan pada laga perdana Grup II Divisi Utama PT Liga Indonesia (Liga) kontra PSIS Semarang, Minggu, 27 Januari 2013 di Stadion Jatidiri Semarang.

Pelatih PSCS Cilacap Gatot Barnowo mengatakan, skuad PSCS season 2013 berjumlah 23 pemain, tiga di antara pemain asing. Dua dari pemain impor, sudah deal dengan manajemen sehingga siap dimainkan di laga perdana PSCS di Semarang. "Erick Awaoundja dan Awong Abong sudah deal dengan kami. Intinya siap dimainkan sejak laga perdana," katanya, Sabtu (12/1/2013).

Erick Awaoundja sebelumnya membela PSIR Rembang. Sedangkan Awong Abong sebelumnya pernah memperkuat Persiba Bantul dan Persiku Kudus sebelum akhirnya berkiprah di Liga Hongkong. "Jadi untuk Abong, sudah lama tidak bermain di liga Indonesia karena beberapa tahun terakhir bermain di Liga Super Hongkong. Kami percaya kualitasnya," jelas Gatot.

Menurut dia, saat ini masih ada satu pemain asing lagi dalam tahap negoisasi kontrak dengan manajemen. Dia adalah Serges Anderson Pohos yang musim lalu membela Mitra Kukar dan PSMP Mojokerto Putra. "Negoisasi (dengan Anderson) masih berlangsung dan hampir pasti deal. Persentasenya (bergabung dengan PSCS) besar sekali, lebih dari 95 persen deal. Jadi musim 2013 ini, PSCS bermaterikan 3 pemain asing," ungkapnya.

Gatot mengakui jumlah pemain yang dimiliki 23 pemain dianggap sudah cukup untuk mengarungi kompetisi musim depan. Namun, jika manajemen masih ingin ada penambahan pemain lagi, Gatot meminta kualitasnya harus berada di atas rata-rata pemain yang sudah resmi milik PSCS.

"Sepertinya sudah tidak nambah pemain lagi, 23 pemain sudah cukup. Kalau ada penambahan lagi, ya harus bagus kualitasnya. Setidaknya di atas pemain yang sudah ada sekarang," kata Mantan Pelatih Persibas Banyumas dan Persibangga Purbalingga.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber: sindonews.com
Ridwan Anshori - Koran Sindo
Editor: lanuscyber.com

2 Pemain Asing Seleksi PSCS Cukup Memuaskan

Kamis, 10 Januari 2013

Laga ujicoba kontra Sleman United Selasa (8/1) sore yang lalu di Stadion Tridadi Sleman, dijadikan PSCS untuk menjajal kemampuan dua legiun asing Serges Anderson Pohos dan Donald. 

Anderson yang berposisi sebagai striker adalah mantan pemain  Mitra Kukar dan PSMP Mojokerto Putra, sedangkan Donald adalah pemain asal Pantai Gading. Donald merupakan pemain asing yang baru kali pertama mengadu nasib di Indonesia.

Asisten Manajer PSCS Cilacap, Wasis, mengaku bahwa kedua pemain tersebut belum dikontrak. Sejauh ini, manajemen masih melakukan monitor terhadap mereka. "Masih terus kami amati. Namun, mereka cukup memuaskan," terang Wasis.

Wasis menambahkan, laga kontra Sleman United digunakan sebagai upaya memantapkan tim menjelang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia digelar. "Sebelumnya, kami sudah menjalani laga kandang. Kali ini, kami ingin mencoba keluar kandang untuk menguji mental pemain," tambah Wasis.

"Secara keseluruhan, strategi sudah berjalan baik. Hanya beberapa sisi yang masih perlu perbaikan," terang Wasis. Wasis menganggap jika timnya telah siap. Tinggal lini depan yang menurutnya masih perlu penguatan. Oleh karena itu, saat ini PSCS masih menunggu satu striker asal Kamerun, Bienvenue Nnenggue untuk diseleksi. Bienvenue Nnenggue merupakan pemain yang mengantarkan mantan klubnya Barito Putera promosi ke ISL. 

Saat menghadapi Sleman United, Bienvenue Nnenggue belum bisa diturunkan karena masih dalam perjalanan setelah mengurus visanya yang belum beres di Singapura. Kemungkinan Bienvenue Nnenggue baru akan dicoba saat PSCS menghadapi tamunya Persisko Jambi dalam laga ujicoba di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Sabtu (12/1) mendatang.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber: tribunnews.com
Editor: lanuscyber.com

Skuad PSCS Selangkah Lagi Terbentuk

Rabu, 12 Desember 2012

Ketua Harian PSCS Cilacap Farid Ma'ruf mengatakan tim yang akan diterjunkan dalam Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama 2013 segera terbentuk.

"Saat ini sudah ada 21 pemain yang telah teken kontrak, berarti masih menyisakan tiga orang lagi dari kebutuhan 24 pemain," katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan dalam waktu dekat kekurangan pemain tersebut akan terisi karena pihaknya telah mengantongi sejumlah nama pemain potensial untuk bergabung dengan PSCS Cilacap. Menurut dia, tiga pemain tersebut terdiri dua pemain asing dan satu pemain lokal.

Dari tiga pemain yang akan segera didatangkan, kata dia, dua di antaranya untuk memperkuat posisi gelandang dan penyerang.

"Kami sempat berkomunikasi dengan beberapa pemain asing yang pernah memperkuat tim asal Makasar dan seorang pemain lokal yang pernah bermain di Pekalongan. Dari 21 pemain yang telah bergabung, salah satunya pemain asing," kata dia tanpa menyebutkan nama-nama pemain tersebut.

Ia mengatakan sebagian besar pemain yang telah terakomodasi merupakan wajah-wajah lama dan delapan orang di antaranya pemain asli Cilacap seperti Tri Apmadi, Julia Mardianus, Willy, Wildan, Riko, dan Saeful Bahri.

"Pemain lokal lainnya berasal dari luar Cilacap," kata Farid menambahkan.

Dia mengharapkan, tim besutan pelatih Gatot Barnowo ini mampu mengukir prestasi pada musim kompetisi yang rencananya mulai digelar awal Januari 2013.

Terkait hal itu, dia mengatakan manajemen melalui pelatih akan memaksimalkan kemampuan dan keterampilan tim PSCS termasuk melakukan uji tanding dengan sejumlah tim satu level dari Jawa Timur.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pewarta : Sumarwoto
Penyunting : Hernawan W

Sumber: antarajateng.com

16 Pemain Deal Dengan PSCS

Selasa, 27 November 2012

Setelah sepekan ini melakukan negosiasi terhadap para pemain seleksi, saat ini manajemen PSCS telah berhasil merekrut sebagian dari skuad tim musim depan. Sebanyak 16 pemain sudah deal dengan pihak manajemen mengenai nilai kontrak. Pemain tersebut terdiri dari 15 pemain lokal dan 1 pemain asing. Mereka adalah kiper Wendra Kanasta (PSCS) dan Ega Risky (PON Jateng), M Analis (Persebi Boyolali), Arif "Achonk" Sarifudin (PSS Sleman), M Arifin (PSCS), Wildan Purnomo (PSCS), Eka Wijayanto (PSCS), Wahyu Tri Harjanto (PSCS, Persip Pekalongan), Julia Mardianus (PSCS), Halyaman Lulud (Persewangi Banyuwangi), Andesi Setyo Prabowo (Pelita Jaya), Ibrahim Ibnu Annas (PSCS, Persewangi Banyuwangi), Taryono (PSCS), Rasetyawan (PPSMKN Magelang, PSCS), Saeful Bahri (PSCS). 

Sementara itu satu pemain asing yang sudah deal dengan PSCS adalah Eric Awaoundja Ndzomo mantan stopper PSIR Rembang asal Kamerun. Eric Awaoundja Ndzomo adalah pemain asing yang mengikuti seleksi pada tahap pertama dan memperkuat PSCS saat ujicoba melawan Jatim Selection dan Legiun Asing yang lalu. Saat itu menurut manajemen kemampuannya masih kurang memuaskan. Tetapi setelah kemampuannya kembali dipantau kali ini manajemen tertarik menggunakan jasanya. Menurut Ketua Umum PSCS, Farid Ma'ruf semua pemain di atas termasuk pemain asing merupakan pemain hasil rekomendasi dari pelatih Gatot Barnowo setelah skillnya secara terus-menerus diamati.

Dengan sepakatnya 16 pemain untuk bergabung dengan PSCS musim depan maka saat ini PSCS masih membutuhkan sekitar 8 pemain tambahan. Farid mengatakan  untuk mengarungi Divisi Utama PT Liga Indonesia, PSCS membutuhkan 24 pemain. PSCS juga menjatah tiga pemain muda yang berstatus magang, jadi totalnya nanti ada 27 pemain. Komposisinya adalah 21 pemain domestik yang sudah matang, tiga pemain impor dan tiga pemain muda atau magang. Karena itu manajemen saat ini masih membuka peluang untuk merekrut sisa kuota pemain yang dibutuhkan.

Farid mengaku masih ada waktu untuk menggelar seleksi tahap kedua. Pasalnya, berdasarkan rilis PT Liga Indonesia, kickoff kompetisi Divisi Utama pada pertengahan Januari, sehingga masih ada waktu sekitar 2 bulan untuk mempersiapkan tim. "Masih ada waktu untuk memenuhi kuota 24 pemain, baik domestik maupun asing," tegasnya. Diharapkan sebelum awal tahun skuad bisa benar-benar komplit dan siap utntuk mengarungi kompetisi musim depan.
(LC)

Sempat Tertunda,PSCS Kembali Nego Pemain

Rabu, 21 November 2012

Setelah sempat tertunda akhirnya kejelasan akan nasib para pemain seleksi PSCS Cilacap akan segera menemui titik terang. Pekan ini seperti dilansir oleh harian Radarmas manajemen PSCS akan segera menyodorkan besaran nilai kontrak dan gaji pemain yang direkomendasikan oleh pelatih Gatot Barnowo. "Manajemen pekan ini akan melakukan negosiasi dahulu kepada para pemain lokal yang sudah direkomendasikan", tegas Farid Ma'ruf, Ketua Umum PSCS. Farid juga menambahkan untuk pemain asing negosiasi baru akan dilakukan pekan depan setelah negosiasi dengan pemain lokal selesai. 

Para pemain yang segera akan dinego beberapa diantaranya adalah pemain yang turun di babak pertama pada laga ujicoba kontra Persisam Samarinda yang lalu. Mereka antara lain, Eka Wijayanto, Taryono, Wahyu Tri Haryanto, Rastiawan, dan Kiper Ghoni Yanuar. Menurut Gatot Barnowo mereka adalah sebagian pemain yang saat ini layak untuk direkrut menjadi skuad PSCS musim depan. Sementara itu untuk musim depan rencananya PSCS akan diperkuat oleh 24 pemain termasuk pemain asing. 

Setelah negosiasi selesai manajemen sudah mengagendakan untuk menggelar serangkaian ujicoba pra musim. "Setelah negosiasi selesai dan kerangka tim mulai terbentuk, baru setelah itu melakukan ujicoba", ungkap Farid. Diketahui bahwa beberapa waktu yang lalu PSCS juga sempat menolak berujicoba dengan Persib Bandung dengan alasan kerangka tim belum terbentuk. Oleh karena itu, manajemen saat ini benar-benar akan fokus lebih dulu untuk membentuk kerangka tim agar bisa segera melakukan ujicoba baik kandang maupun tandang. Diharapkan kali ini negosiasi dapat berjalan dengan lancar dan tidak tertunda kembali sebelum para pemain memilih hengkang mencari klub lain. 
(LC)

PSCS Masih Berburu Pemain Asing

Sabtu, 17 November 2012

Saat ini manajemen PSCS Cilacap masih terus berburu untuk mendapatkan calon pemain asing yang akan memperkuat PSCS pada kompetisi musim depan. Sebenarnya sudah banyak pemain asing yang mencoba melamar ke PSCS tetapi sebagian besar dari mereka tidak menunjukkan kualitas yang mumpuni selama menjalani ujicoba. Terakhir PSCS telah memulangkan tiga pemain asing yang sebelumnya diturunkan dalam laga ujicoba kontra Persisam Samarinda Minggu lalu yang berakhir dengan kekalahan 1-3. Pemain itu adalah Mohamad Camarra dari Guinea yang sebelumnya bermain di Liga Cina, Julio (Brazil), dan Moris Power (Kamerun). Tetapi karena ketiganya tidak memenuhi syarat secara skill dan teknik sehingga langsung dipulangkan. "Buat apa merekrut pemain asing yang kualitasnya ternyata di bawah pemain domestik. Kalau ingin pemain asing yang bagus, kualitasnya harus di atas pemain domestik," ungkap Gatot Barnowo, Pelatih PSCS. Dengan dipulangkannya tiga pemain tersebut maka saat ini PSCS belum mendapatkan legiun asing untuk skuad musim depan.

Sebenarnya ada satu pemain asing yang berhasil memikat Gatot Barnowo pada seleksi tahap pertama yang lalu. Dia adalah Edgar Rolon pemain asal Paraguay. Tetapi  sayang Rolon mengajukan nilai kontrak yang terlalu tinggi sehingga belum bisa dijangkau oleh keuangan PSCS saat ini. "Jujur, saya memang merekomendasikan Rolon untuk dikontrak karena kualitasnya memang bagus. Tapi Rolon meminta harga tinggi. Managamen mengaku tidak mampu dengan nilai kontrak yang diminta Rolon. Akhirnya negoisasi dengan Rolon mentok, kita tinggal mencari pemain asing lain," jelasnya. Sejak kedatangannya di PSCS Rolon memang telah menjadi perhatian  tidak hanya untuk pelatih tetapi juga untuk suporter Laskar Nusakambangan (Lanus). Selama menjalani ujicoba skill dan tekniknya memang telah memikat masyarakat pecinta bola di Cilacap.

Gatot mengakui, saat ini pihaknya tidak terlalu ngotot untuk mendapatkan pemain asing meski regulasi memperbolehkan tim memiliki tiga pemain asing. Manajemen dan dirinya mengaku musim ini sangat hati-hati dalam merekrut pemain asing karena bisa sangat berpengaruh bagi finansial tim kedepannya jika ternyata tidak dapat memberikan kontribusi saat kompetisi digelar nanti. "Tentu kita akan lebih memilih pemain domestik jika pemain asing yang ada kualitasnya ternyata setara, selain itu akan lebih memudahkan untuk memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat bermain," terangnya.
(LC)
 
Support : PSCS Cilacap | Laskar Nusakambangan
Copyright © 2010-2015. MakSruwingNews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger